TUGAS KELOMPOK IPA

nama kelompok:

- CICI MARYATI

- ULFIE DELIA ISMAYANTI

- DHEA FASHA LANDRIANI

- NIKEN ANGGRENI

- SITI HIJRAH

- LINGGIH SARI NURAINI

- DESI SUARDANI

*Karakteristik FUNGI

Fungi adalah organisme kemoheterotrof yang memerlukan senyawa organik untuk nutrisinya (sumber karbon dan energi).

Pada fungi ada dua istilah, yaitu kapang (mold) yang merupakan fungi berfilamen dan multiseluler,  dan khamir (yeast) yaitu bentuk fungi berupa sel tunggal dengan pembelahan sel melalui pertunasan.

Identifikasi khamir serupa dengan identifikasi bakteri, yaitu dengan melalui tes biokimia, sedangkan identifikasi kapang didasarkan pada kenampakan fisik (morfologi), termasuk koloni dan spora reproduktif.

-Morfologi fungi

a. Khamir (yeast) merupakan fungi bersel satu (uniseluler), tidak berfilamen, berbentuk oval atau bulat, tidak berflagela, dan berukuran lebih besar dibandingkan sel bakteri, dengan lebar berkisar 1-5 mm dan panjang berkisar 5-30 mm.

b. Kapang (mold), tubuh kapang (thallus) dibedakan menjadi dua bagian yaitu miselium (kumpulan beberapa filamen yang disebut hifa) dan spora.

Fungi diklasifikasikan menjadi empat kelas utama berdasarkan reproduksi seksualnya yaitu Zygomycetes, Ascomycetes, Basidiomycetes, dan Deuteromycetes.

Kapang lendir memiliki tekstur seperti gelatin, basah, mengkilat, dan menyerupai kapang. Beberapa spesies berwarna putih, namun sebagian besar berwarna kuning atau merah. Pada kapang lendir terdapat cirri-ciri hewan dan tumbuhan dalam daur hidupnya. Sebagian besar kapang lendir dan kapang air adalah pengurai atau dekomposer. Umumnya kapang lendir ditemukan ditemukan di tanah basah, gelendong kayu yang membusuk, daun yang gugur, dan bahan organik lain yang dapat didekomposisi di tempat-tempat yang lembab. Ada 3 kelompok kapang lendir, yaitu kapang lendir sejati atau kapang lendir plasmodial ( Filum Myxomycota), kapang lendir jaring (Filum Labirinthulomycota), dan kapang lendir seluler (Filum Acracsiomycota)

Kapang air (Filum Oomycota dan Chytridomycota) adalah organisme serupa kapang yang tersusun atas sel-sel dengan filamen yang bercabang-cabang. Kapang air hidup sebagai dekomposer ataupun parasit yang tumbuh di perairan tawar atau pada hewan dan tumbuhan yang sudah membusuk. Jamur karat (rust) dan mildew tergolong ke dalam kapang air. Filum Oomycota meliputi sejumlah organisme yang bersifat patogenik pada tanaman. Filum Cytridiomycota sebagian besar  anggotanya bersifat uniseluler. Beberapa diantaranya memiliki tubuh berfilamen yang panjang.

Peranan Fungi yang menguntungkan: jamur merang (Volvariella volvaceae) dan jamur kuping (Auricularia polytricha) merupakan bahan makanan yang enak dimakan dan berprotein tinggi, Sebagai bahan dalam pembuatan tape (Aspergillus oryzae), kecap (Aspergillus wentii), roti dan anggur (Saccaromyces cereviciae), mengharumkan keju (Penicillium requeforti), oncom ( Neurospora sitophila), tempe (Rhizophus oryzae), penghasil antibiotik (Penicillium notatum), sebagai pengurai dalam ekosistem.

Peranan yang merugikan: menyebabkan penyakit sariawan dan keputihan pada wanita (Candida sp.), Amanita phalloides mengakibatkan gangguan pada ginjal, hati, dan jantung, beberapa Ascomycetes dapat menyebabkan penyakit pada manusia, hewan dan tumbuhan.

*Karakteristik  AMPHIBI

Bentuk tubuh katak berbeda pada saat larva dan dewasa. Bentuk larva cocok untuk hidup di air, bentuk dewasa sesuai dengan lingkungan darat. Ukuran tubuhnya kecil, bervariasi antara beberapa sentimeter saja. Warna tubuh di bagian punggung umumnya hijau berbercak hitam, menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya. Berbeda dengan ikan, kulit katak tidak bersisik dan selalu lembap atau basah. Hal ini disebabkan oleh kulit yang berfungsi sebagai alat pernapasan. Molekul air di kulitnya akan melarutkan oksigen sehingga oksigen dapat berdifusi ke dalam pembuluh darah. Amfibi adalah kelompok hewan yang melakukan pembuahannya secara eksternal dan internal. Bagi kelompok katak, telur yang telah dibuahi, dikeluarkan dan disimpan di dalam kantung penuh jeli. Telur ini dapat dibuahi saat jantan menaruh spermanya dekat betina. Bagi kelompok salamander, pembuahan berlangsung secara internal

*Karakteristik REPTILIA

.Tubuh Reptil ditutupi kulit bersisik yang relatif kering dan keras. Secara umum tubuh Reptil terbagi menjadi empat bagian utama, yaitu kepala, leher, badan, dan ekor. Bentuk tubuh yang sangat beragam dan berbeda sangat ekstrem antara satu bentuk dan bentuk lainnya. Reptilia dibagi menjadi empat kelompok yaitu Kura-kura (Chelonia), Buaya (Crocodila), Kadal (Lacertilia), Ular (Ophidia). Tempat hidup anggota Reptilia sangat beragam, di laut, di air tawar, di darat/tanah, di dalam lubang, di pohon-pohon, dan di rumah. Seperti kelas Amfibi, Reptilia memiliki kloaka. Pada umumnya, di ujung kloaka reptilia jantan, termasuk Uromastix jantan, terdapat sepasang alat kopulasi yang disebut hemipenis, yaitu alat untuk menyalurkan sperma ke dalam kloaka betina. Telur Reptilia umumnya bercangkang lunak. Telur kadal bahkan tidak bercangkang. Oleh karena itu, telur kadal tetap berada di saluran telur sampai zigot berkembang menjadi individu baru, dan kemudian bayi kadal ke luar melalui kloaka. Dari luar, proses ini tampak seperti melahirkan. Oleh karena itu, kadal termasuk golongan ovovivipar. Kura-kura mengeluarkan telur yang bercangkang lunak ke dalam lubang pasir. Setelah semua telur keluar dari tubuhnya, induk kura-kura mengubur telur dengan pasir sampai telur menetas.

*Karakteristik AVES

Anggota tubuh depan mengalami modifikasi menjadi sayap, memiliki paruh dari zat tanduk yang kuat, tak memiliki gigi. Bentuk tubuh burung sangat spesifik. Keragaman jenisnya tidak terlalu berbeda jauh sehingga seluruh anggota Aves mudah dikenal, yaitu tubuh ditutupi bulu, berkaki dua, kaki ditutupi dengan sisik yang keras, berparuh dari zat tanduk, dan bersayap. Aves melakukan reproduksi secara internal. Betina menetaskan telur sehingga dikenal ovipar. Telur burung bercangkang keras, terbuat dari zat kapur. Pada burung jantan, alat reproduksi terdiri atas testis dan vasdeferens.

Pada burung betina, alat reproduksi terdiri atas ovarium dan oviduk. Burung merpati hanya memiliki satu buah ovarium dan oviduk untuk mengurangi berat badan sehingga memudahkan untuk terbang. Meskipun semua anggota Aves memiliki sayap, tidak semua burung menggunakannya untuk terbang. Contohnya, kiwi, jenis-jenis burung unta, dan kasuari. Kelompok Aves dikenal melalui telurnya, telur ayam, itik, dan burung unta sangat dikenal oleh masyarakat sebagai bahan makanan sumber protein tinggi. Tempat dan cara hidup burung bermacam-macam, ada yang hidup di air atau di pantai dengan kaki berselaput, burung yang hanya berjalan, burung yang hanya hidup di pohon (arboreal), burung penyanyi, burung buas, dan sebagainya. Dalam ekosistem, burung memiliki peranan penting, misalnya burung predator. Di Indonesia burung mempunyai keanekaragaman yang tinggi, tetapi beberapa jenis telah terancam punah.

*Karakteristik MAMALIA

Kulit Mamalia dilengkapi kelenjar minyak dan kelenjar keringat. Gigi Mamalia bermacam-macam bentuknya mulai dari geraham, gigi taring, dan gigi seri. Jari tangan dan jari kaki tidak pernah lebih dari lima, banyak yang mengalami penyusutan. Jika kita lihat struktur tubuhnya, tampak adanya evolusi morfologi dari Aves ke Mamalia. Evolusi ini tampak jelas pada Mamalia yang paling sederhana, yaitu cungur bebek (platypus). Struktur tubuh masih berbentuk burung (bebek), tetapi penutup tubuhnya adalah rambut, seperti halnya Mamalia lainnya. Platypus masih bersifat ovipar, menetaskan telur, seperti kelompok Aves. Penetapan Platypus sebagai anggota Mamalia, yaitu adanya kelenjar susu untuk memberi makan anak-anaknya. Hewan yang satu kelompok dengan platypus, yang ada di Indonesia, yaitu di Papua adalah landak semut.

*Karakteristik PLANTAE

Ciri-ciri umum Plantae :
– Dinding selulosa
– Klorofil -> autotrof
– Multiseluler
– Eukariotik -> membran inti

*Berdasarkan bentuk habitus
– Thalophyta -> berupa talus -> belum punyabatang dan daun sejati
– Kormophyta -> berupa kormus

*Berdasarkan ada tidaknya pembuluh angkut
– Atracheophyta -> belum punya pembuluh angkut (Bryophyta)
– Tracheophyta -> sudah punya pembuluh angkut (Pterydophyta, Spermatophyta)

*Berdasarkan alat perkembangbiakan
– Thalophyta berspora -> Bryophyta
– Kormophyta berspora -> Pterydophyta
– Kormophyta berbiji -> Spermatophyta Karakteristik virus

Virus merupakan organism aselular (bukan sel), dia tidak memiliki organel-organel seperti pada makhluk hidup lain. Virus tidak dapat bereproduksi sendri, dia hanya bisa bereproduksi di dalam sel hidup.

Sejarah penemuan virus

Adolf Meyer (jerman) pada tahun 1883 menyelidiki penyakit yang mennyerang daun tembakau (menyebabkan bintik-bintik kuning). Ia berkesimpulan bahwa penyakit pada daun tembakau disebabkan oleh organism yang lebih kecil dari bakteri.

T virus

Pada tahun 1893, Dimitri Ivanowsky (Rusia) melakukan penyelidikan yang sama dengan cara menyaring ekstrak dari daun tembakau dengan menggunakan saringan bakteri. Ia berhipotesis bahwa penyakit itu disebabkan oleh bakteri, maka organisme tersebut tidak dapat melewati saringan bakteri. Akan tetapi, setelah hasil saringan disuntikkan ke pohon yang sehat, ternyata pohon tersebut terjangkit penyakit mosaic. Namun, Ivanowsy tetap berkesimpulan bahwa yang menyebabkan penyakit mosaik adalah bakteri pathogen, bakteri yang berukuran lebih kecil dari bakteri biasa yang menghasilkan racun.

Pada tahun 1897, M. W. Beijericnk melakukan penelitian lebih lanjut pada daun tembakau. Ia berkesimpulan bahwa penyebab penyakit pada daun tembakau adalah oeganisme yang berukuran lebih kecil dari bakteri dan hanya dapat hidup di dalam tubuh makhluk hidup lain.

Wandell Stanley (amerika serikat) pada tahun 1935 telah berhasil mengkristalkan organism patogen dari daun tembakau. Organism tersebut kemudian diberi nama Tobacco mosaic virus (TMV). Ia juga menunjukkan bahwa virus mempunyai protein dan asam nukleat.

Karakteristik virus

1.       Ukuran tubuhnya rata-rata antara 0,02-0,3 µm dan yang paling besar berukuran 200 nm

2.       Tersusun atas asam nukleat (DNA dan RNA) yang dilindungi oleh lapisan protein yang disebut kapsid

3.       Memiliki bentuk yang beraneka ragam

4.       Hanya dapat berkembang biak di dalam sel hidup

5.       Dapat dikristalkan

6.       Pada umumnya setabil pada pH 5,0-9,0

7.       Dapat dinonaktifkan dengan sinar ultraviolet atau sinar X

8.       Tidak terpengaruh oleh zat antibiotic atau zat anti kuman

9.       Dapat berperan sebagai agen penyakit, artunya virus dapat menginfeksi sel atau dapat menebabkan  perubahan, gangguan fungsi, atau kematian sel.

10.   Dapat berperan sebagai agen genetika, berarti dapat menyebabkan perubahan genetika pada sel yang terinfeksi

Struktur tubuh Virus

Reproduksi virus

Reproduksi virus dibagi menjadi dua yaitu siklus litik dan siklus lisogenik.

siklus litik

a.       Siklus litik

1.       Adsorbsi

Pada proses ini, virus menempel ke sel inang.

2.       Penetrasi

Virus mengeluarkan enzim Lisozim untuk melubangi dinding sel inang, kemudian memasukkan DNA virus kedalam sel inang.

3.       Replikasi

Setelah DNA virus mengambil alih metabolisme sel, kemudian DNA virus mensintesis bagian-bagian tubuh virus.

4.       Perakitan

Setelah bagian-bagian tubuh virus terbentuk, kemudian terjadi proses perakitan bagian-bagian tubuh virus menjadi virus yang utuh.

5.       Lisis

Pada fase ini, virus yang telah terbentuk akan keluar dari sel inang dengan cara merusak sel.

b.      Fase lisogenik

siklus lisogenik

1.       Adsorbsi

Pada proses ini, virus menempel ke sel inang.

2.       Penetrasi

Virus mengeluarkan enzim Lisozim untuk melubangi dinding sel inang, kemudian memasukkan DNA virus kedalam sel inang.

3.       Penyisipan gen

Setelah DNA virus masuk, kemudian dilanjutkan dengan penyisipan DNA virus kedalam DNA sel dan       kemudian disebut dengan provirus. (khusus untuk sel inang sang diinfeksi bakteriofage, disebut profage)

4.       Pembelahan

Setelah terbentuk provirus, sel akan membelah, dan hasil pembelahan sel telah terinfeksi virus. Setelah   terbentuk banyak provirus atau setelah sistem kekebalan sel melemah, virus akan melanjutkan   perkembangbiakan dengan proses eklipase (replikasi, perakitan, lisis)

Untuk info lainnya, akan di-posting pada postingan selanjutnya.

Ciri-ciri Monera

Seperti telah kita bahas di atas bahwa Kingdom Monera merupakan mikroorganisme yang memiliki inti sel, tapi tidak bermembran yang dikenal dengan prokariotik. Jadi semua bakteri tidak memiliki membran inti sel. Disamping ciriciri lain sebagai berikut:

a. Ukuran dan Bentuk Bakteri

1) Ukuran Bakteri
Bakteri merupakan organisme mikroskopis rata-rata berdiameter 1,25 mikrometer (μm). (mikrometer = 1/1000000 meter). Bakteri yang terkecil adalah Dialister pneumosintes dengan panjang tubuh 0,15 – 0,30 μm, sedangkan bakteri terbesar adalah Spirillum voluntans, panjang tubuh 13 – 15 μm. Ukuran bakteri adalah mikroskopis artinya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop. Bakteri aktif bergerak pada kondisi lembab. Pada keadaan kekurangan air, bakteri akan tidak aktif bahkan dapat menyebabkan kematian.

2) Bentuk Bakteri

Ada 3 macam bentuk bakteri sebagai berikut :
a) Bentuk batang (Basil)
Bakteri bentuk batang dikenal sebagai basil (berasal dari kata bacillus yang berarti batang). Bentuk ini dapat dibedakan:

* Basil tunggal, bakteri yang hanya berbentuk satu batang tunggal.
Contoh: Salmonella typhosa penyebab penyakit tipus, Escherichia
coli bakteri yang terdapat pada usus dan Lactobacillus.
* Diplobasil yaitu bakteri berbentuk basil yang bergandengan duadua.
* Streptobasil yaitu bakteri berbentuk basil yang bergandengan memanjang berbetuk rantai, misal Bacillus anthracis penyebab penyakit antraks, Streptpbacillus moniliformis, Azotobacter, bakteri pengikat nitrogen.

b) Bentuk Bulat (Kokus)
Bakteri berbentuk bulat (bola) atau kokus dapat dibedakan:
* Monokokus yaitu bakteri berbentuk bola tunggal, misal Monococcus gonorhoe penyebab penyakit kencing nanah.
* Diplokokus yaitu bakteri berbentuk bola bergandengan dua-dua, misal Diplococcus pneumoniae penyebab penyakit pneumonia (radang, paru-paru).
* Sarcina yaitu bakteri berbentuk bola yang berkelompok empat empat membentuk kubus, misal Sarcina luten.
* Streptokokus yaitu bakteri berbentuk bola yang berkelompok memanjang berbentuk rantai, misal Streptococcus lactis,Streptococcus pyogenes penyebab sakit tenggorokan dan Streptococcus thermophilis untuk pembuatan yoghurt (susu asam).
* Stafilokokus yaitu bakteri berbentuk bola yang berkoloni sepert buah anggur, misal Stafilokokus aureus, penyebab penyakit radang paru-paru.

C. Bentuk Spiral
Ada tiga macam bakteri bantuk spiral yaitu:
* Spiral, yaitu golongan bakteri yang bentuknya seperti spiral, misalnya Spirillum.
* Vibrio atau bentuk koma yang dianggap sebagai bentuk spiral tak sempurna misal Vibrio cholerae penyebab penyakit kolera.
* Spiroseta yaitu golongan bakteri berbentuk spiral yang dapat bergerak misal: Spirochaeta palida, penyebab penyakit sifilis.

1. KINGDOM MONERA

Kingdom Monera, terdiri atas

  1. Bakteri : Archaebacteria dan Eubacteria
  2. Ganggang hijau-biru. ( Cyanobacteria / Cyanophyta)

Bakteri memiliki ciri-ciri sbb:

  • Prokariotik
  • Dinding selnya mengandung peptidoglikan
  • Reproduksi dengan membelah diri (amitosis)
  • Memiliki plasmid
  • Mampu membentuk endospora jika kondisi lingkungan tidak baik

Ganggang hijau-biru memiliki ciri-ciri sbb:

  • Uniseluler dan multiseluler
  • Memiliki pigmen fikosianin
  • Memiliki klorofil
  • Habitat umumnya di perairan

Archaebacteria memiliki ciri-ciri sbb:

  • Prokariotik
  • Dinding selnya tersusun dari protein
  • Tidak mampu membentuk endospora
  • Mampu hidup di lingkungan ekstrim

Penyakit yang disebabkan oleh bakteri antara lain:

  1. Leptospirosis, disebabkan oleh Leptospira sp.
  2. Tetanus, disebabkan oleh Clostridium tetani
  3. TBC, disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis
  4. Lepra, disebabkan oleh Mycobacterium leprae
  5. Antaks pada sapi, disebabkan oleh Bacillus anthracis
  6. Difteri, disebabkan oleh Corynebacterium diphtheria
  7. Tifus, disebabkan oleh Rickettsiae prowazekii

Peran positif bakteri antara lain:

  1. Eschericia coli, berperan sebagai bakteri pembusuk sisa-sisa makanan di usus besar manusia.
  2. Acetobacter acetii, pembuatan asam cuka
  3. Acetobacter xylinum, pembuatan Nata de Coco
  4. Lactobacillus bulgaricus, pembuatan yoghurt

comment for me please

Comment Back Myspace Comments
MyNiceProfile.com

TUGAS KELOMPOK IPA

Nama anggota kelompok :
– Dewi Nur Anisa Kusumah
– Dinne Rismayanti
– Mia Mulyasari
– Risma Syamsyah Siti Fatonah
– Susi Mulyati

  1. Virus

Virus adalah parasit berukuran mikroskopik yang menginfeksi sel organisme biologis. Virus bersifat parasit obligat, hal tersebut disebabkan karena virus hanya dapat bereproduksi di dalam material hidup dengan menginvasi dan memanfaatkan sel makhluk hidup karena virus tidak memiliki perlengkapan selular untuk bereproduksi sendiri.z

Virus memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

1. Virus bersifat aseluler (tidak mempunyai sel)

2. Virus berukuran amat kecil , jauh lebih kecil dari bakteri, yakni berkisar antara 20 mµ – 30

3. Virus hanya memiliki salah satu macam asam nukleat (RNA atau DNA) .

4. Virus umumnya berupa semacam hablur (kristal) dan bentuknya sangat bervariasi.

5. Tubuh virus terdiri atas: kepala , kulit (selubung atau kapsid), isi tubuh, dan serabut ekor.

6. virus memiliki lapisan protein yang disebut kapsid

7. Virus hanya dapat berkembang biak di sel hidup lainnya. Seperti sel hidup pada bakteri,

hewan, tumbuhan, dan sel hidup pada manusia.

8. Virus tidak dapat membelah diri.

9. Virus tidak dapat diendapkan dengan sentrifugasi biasa, tetapi dapat dikristalkan.

2. Monera

Monera merupakan mikroorganisme yang memiliki inti sel, tapi tidak bermembran yang dikenal dengan prokariotik. Jadi semua bakteri tidak memiliki membran inti sel.

Ciri utama dari Kingdom Monera adalah : bersel satu / uniseluler dan tidak memiliki selaput inti/ prokariot. Contoh : Bakteri dan ganggang hijau biru

Ciri – ciri monera adalah :
1.  membelah secara amitosis
2.  tidak mempunyai membran inti sel,
3. organela masih sederhana belum dapat dbedakan antara mitokondria, badan golgi

3.FUNGI.

Jamur merupakan tumbuhan yang tidak mempunyai klorofil sehingga bersifat heterotrof, tipe sel: sel eukarotik. Jamur ada yang uniseluler dan multiseluler. Tubuhnya terdiri dari benang-benang yang disebut hifa, hifa dapat membentuk anyaman bercabang-cabang yang disebut miselium. Reproduksi jamur, ada yang dengan cara vegetatif ada pula dengan cara generatif.

Klasifikasi fungi :

1. Divisi Mycomycotina

2 Divisi Zygomycota

3.Divisi Ascomycota

4. Divisi Basidiomycota

4. PROTISTA

Protista merupakan organisme eukariotik uniseluler yang hidup soliter atau berkoloni. Protista dapat digolongkan menjadi protista mirip hewan (protozoa), protista mirip tumbuhan (alga) dan protista mirip jamur (jamur lendir/slame mold). Bentuk tubuh organisme golongan protista amatlah beragam. Protista memiliki cara makan yang berbeda-beda, dan dapat digolongkan dalam tiga kategori:
1. Protista autototrof, yaitu protista yang memiliki klorofil sehingga mampu berfotosintesis. Contohnya : Alga
2. Protista menelan makanan, dengan cara fagositosis melalui membran sel. Contohnya: Protozoa
3. Protista saprofit dan parasit, mencerna makanan di luar sel dan menyerap sari-sari makanannya. Contoh: jamur

5. ANIMALIA

Hewan memiliki sel eukariotik. Tubuhnya tersusun atas banyak sel yang telah berdiferensiasi membentuk jaringan. Hewan tidak dapat membuat makanannya sendiri sehingga bersifat heterotrof. Kelompok ini terdiri dari semua hewan, yaitu hewan tidak bertulang belakang (invertebrata/avertebrata) dan hewan bertulang belakang (vertebrata)

A)    Mamalia

Definisi mamalia adalah vertebrata yang tubuhnya tertutup rambut, mamalia adalah hewan yang menyusui. Yang betina mempuyai kelenjar mammae (air susu) yang tumbuh baik. Anggota gerak depan pada mamalia dapat bermodifiksi untuk berlari, menggali lubang, berenang dan terbang. Pada jari-jarinya terdapat kuku, cakar, atau tracak. Pada kulit terdapat banyak kelenjar minyak dan kelenjar keringat.
Gigi umumnya terdapat berbagai 4 tipe, gigi seri, taring, premolar dan molar. Dibanding dengan kondisi vertebrata lainnya, jumlah tulang tengkorak mamalia banyak yang tereduksi. Ada 2 kondil oksipital.
Vertebrata servikal biasanya da 7 buah. Dalam sabuk pectoral tidak terdapat tulang korakoid, dan klavikula vestigial atau tidak ada sama sekali. Ekor, jika ada panjang dan dapat digerakkan.comtoh mamalia, manusia, kera, sapi, paus

B)    Amphibi

amfibi (Amphibia), umumnya didefinisikan sebagai hewan bertulang belakang (vertebrata) yang hidup di dua alam; yakni di air dan di daratan. Amfibia bertelur di air, atau menyimpan telurnya di tempat yang lembab dan basah. Ketika menetas, larvanya yang dinamai berudu hidup di air atau tempat basah tersebut dan bernafas dengan insang. Setelah beberapa lama, berudu kemudian berubah bentuk (bermetamorfosa) menjadi hewan dewasa, yang umumnya hidup di daratan atau di tempat-tempat yang lebih kering dan bernafas dengan paru-paru.

Amfibia mempunyai ciri-ciri:

  • tubuh diselubungi kulit yang berlendir
  • merupakan hewan berdarah dingin (poikiloterm)
  • mempunyai jantung yang terdiri dari tiga ruangan yaitu dua serambi dan satu bilik
  • mempunyai dua pasang kaki dan pada setiap kakinya terdapat selaput renang yang terdapat di antara jari-jari kakinya dan kakinya berfungsi untuk melompat dan berenang
  • matanya mempunyai selaput tambahan yang disebut membrana niktitans yang sangat berfungsi waktu menyelam

C)    Reptil

Mayoritas reptil adalah ovipar (bertelur) meski beberapa spesies Squamata Reptil (binatang melata) adalah sebuah kelompok hewan vertebrata yang berdarah dingin dan memiliki sisik yang menutupi tubuhnya. Reptilia adalah tetrapoda (hewan dengan empat tungkai) dan menelurkan telur yang embrionya diselubungi oleh membran amniotik. Sekarang ini mereka menghidupi setiap benua kecuali Antartika, dan saat ini mereka dikelompokkan sebagai:

D)    Aves

Burung adalah anggota kelompok hewan bertulang belakang (vertebrata) yang memiliki bulu dan sayap. Fosil tertua burung ditemukan di Jerman dan dikenal sebagai Archaeopteryx.

Jenis-jenis burung begitu bervariasi, mulai dari burung kolibri yang kecil mungil hingga burung unta, yang lebih tinggi dari orang. Diperkirakan terdapat sekitar 8.800 – 10.200 spesies burung di seluruh dunia; sekitar 1.500 jenis di antaranya ditemukan di Indonesia. Berbagai jenis burung ini secara ilmiah digolongkan ke dalam kelas Aves.

aves memiliki ciri-ciri umum di antaranya :

1.Suhu tubuh tidak di pengaruhi oleh perubahan suhu disebut juga homolotermis.
2.Mempunyai sepasang sayap.
3.Alat penglihatan,pendengaran,dan alat suara rendah lebih sempurna dari pada kelas sebelumnya.
4.Mempunyai kemampuan melindungi anak-anaknya dan tubuhnya.
5.Bernapas dengan paru-paru.

F)    Pisces

Pisces atau ikan adalah anggota vertebrata poikilotermik (berdarah dingin)[1] yang hidup di air dan bernapas dengan insang. Ikan merupakan kelompok vertebrata yang paling beraneka ragam dengan jumlah spesies lebih dari 27,000 di seluruh dunia. Secara taksonomi, ikan tergolong kelompok paraphyletic yang hubungan kekerabatannya masih diperdebatkan; biasanya ikan dibagi menjadi ikan tanpa rahang (kelas Agnatha, 75 spesies termasuk lamprey dan ikan hag), ikan bertulang rawan (kelas Chondrichthyes, 800 spesies termasuk hiu dan pari), dan sisanya tergolong ikan bertulang keras (kelas Osteichthyes).

Ikan memiliki bermacam ukuran, mulai dari paus hiu yang berukuran 14 meter (45 ft) hingga stout infantfish yang hanya berukuran 7 mm (kira-kira 1/4 inci). Ada beberapa hewan air yang sering dianggap sebagai “ikan”, seperti ikan paus, ikan cumi dan ikan duyung, yang sebenarnya tidak tergolong sebagai ikan.

G)    Plantae

plantae meliputi organisme multiseluler yang telah terdiferensiasi, eukariotik dan sel – selnya memiliki dinding sel selulosa. Hamper seluruh anggota plantae sel – selnya mempunyai klorofil sehingga bersifat autotrof atau dapat menyusun makanan sendiri. Yang termasuk plantae adalah lumut, tumbuhan paku, dan tumbuhan biji.
Secara umum Kingdom Plantae mempunyai ciri – ciri sebagai berikut:
a. Eukariotik atau mempunyai membran inti
b. Berklorofil sehingga mampu mensintesis nutrisi ( makanannya sendiri). Makhluk
hidup yang demikian disebut dengan autotrof
c. Mempunyai dinding sel yang sifatnya kaku ( rigid) dan tersusun atas selulosa
d. Multiseluler atau tersusun atas banyak sel
e. Memiliki organ pokok yang disebut dengan akar, batang dan daun sehingga disebut
dengan tumbuhan kormofita.

Tugas Kelompok IPA

1. Virus

Virus merupakan organisme aseluler (bukan sel). Virus tidak mempunyai organel-organel untuk melangsungkan proses metabolisme atau reproduksi. Virus membutuhkan sel makhluk hidup lain yang digunakan sebagai induk agar dapat bertahan hidup. Virus terdiri dari bagian-bagian berikut ini.

  • Bagian inti virus, biasa disebut virion atau partikel virus. Virion terdiri atas materi genetik berupa DNA atau RNA. Tidak ada virion yang tersusun dari gabungan kedua materi tersebut.
  • Kapsid, merupakan selaput yang tersusun atas unit-unit protein. Kapsid berfungsi untuk melindungi inti asam nukleat, membantu menyisipkan virion (partikel virus), dan menentukan macam sel yang akan dilekati virion.

2. Monera

          Monera merupakan kelompok  makhlu hidup bersel tunggal. Monera memepunyai sel yang bersifat prokariotik, yairu sel yang tidak mempunyai inti yang sebenarnya. Ciri-ciri moera adalah sebagai berikut

a)    Tidak memiliki membran sel

b)    Tidak memiliki inti sejati

c)    Beberapa memiliki flagella untuk bergerak

d)    Berkembang biak secara aseksual, tidak terdapat peristiwa mitosis dan meiosis

yang termasuk anggota monera adalah semua bakteri dan ganggang hijau-biru (cyanophyceae)

  1. Bakteri

Ciri-ciri umum bakteri adalah sebagai berikut:

a)    Bersel satu

b)    Mikro organism

c)    Tidak memiliki dinding sel (prokapriotik)

d)    Hidup di berbgai lingkungan

  1. Ganggang biru (siano bakteri)

Ganggang biru memiliki klorofil yang berfungsi untuk fotosintesis. Gangagng biru dapat hidup di air tawar, air laut, tempat yang lembab, batu-batuan yang basah, menempel pada tumbuhan dan hewan, dan dapat hidup di sumber air panas.

3. Protista

Protista mempunyai sel yang bersifat eukariotik, yaitu inti sel mempunyai membran inti. Protista mempunyai ciri-ciri peralihan dengan makhluk hidup lain, ada yang mirip dengan tumbuhan dan hewan. Protista dapat di bagi menjadi dua kelompok antara lain sebagai berikut :

  1. Alga

Alga berperan sebagai penghasil makanan dan oksigen karena mampu

berfotosintesis. Jenis-jenis alga antara lain adalah sebagai berikut:

a)    Ganggang hijau

b)    Ganggang coklat

c)    Ganging ke emasan

d)    Ganggang merah

  1. Protozoa

Protozoa merupakan oraganisme berukuran sangat kecil yaitu 3-300 mikron. Jenis-jenis protozoa antara lain :

a)    Rhizopoda

b)    Flagellate

c)    Sporozoa

d)    ciliata

4.Fungi

Jamur merupakan makhluk hidup yang tidak memilki klorofil sehingga tidak dapat membuat makanan. Untuk mencukupi kebutuhan makanannya, jamur mengambil sisa-sisa makhluk hidup yang telah mati. Oleh karena itu, jamur dikategorikan sebagai saprofit. Selain itu jamur juga dapat mengambil  makanan dari hewan atau tumbuhan yang ditempelinya. Oleh karena itu, jamur juga dikategorikan sebagai parasit. Jamur tersusun atas benang-benang halus bercabang dengan bentuk seperti pipa bernama hifa. Kumpulan hifa membentuk jalinan massa yang disebut miselium.

Jamur diklasifikasikan berdasarkan karakteristik reproduksi sesksual serta tipe spora dan gamet. Jamur dikelompokan menjadi lima, yaitu oomycotina, ascomycotina, zygomycotina, basidiomycotina, dan deuteromycotina.

5.Animalia

Semua anggota animalia tidak dapat membuat makanan sendiri (fotosintesis) seperti tumbuhan. Ciri-ciri animalia antara lain tidak mempunyai dinding sel, tidak mempunyai klorofil dan heterotrof. Hewan (animalia) dapat dikelompokan menjadi dua, yaitu hewan bertulang belakang (vertebrata) dan hewan tidak bertulang belakang (avertebrata). Dan yang akan kami bahas adalah hewan bertulang belakang (vertebrata) yang dikelompokan menjadi lima filum yaitu sebagai berikut :

a)  Mamalia

Sapi, kambing, harimau, dan ikan paus adalah hewan yang berbeda. Akan, tetapi hewan-hewan tersebut dikelompokan dalam satu kelompok hewan, yaitu mamalia. Ciri-ciri mamalia antara lain sebagai berikut.

1)    Mempunyai kelenjar susu

2)    Kulit ditumbuhi bulu atau rambut

3)    Berdarah panas

4)    Bernafas dengan paru-paru

5)    Berkembang biak dengan melahiran anak

6)    Jantung terbagi menjadi empat ruang

7)    Perkembangan otak besar

b)  Amphibi

Katak, kodok, dan salamander termasuk golongan amphibi. Amphibi adalah hewan yang dapat hidup di dua tempat, yaitu di darat dan di air. Ciri-ciri amphibi antara lain sebagai berikut.

1)    Hidup di dua tempat (air dan darat)

2)    Bernafas dengan insang saat masih hidup di air, setelah hidup di darat bernafas dengan paru- paru atau kulit.

3)    Berdarah dingin

4)    Berkembang biak dengan bertelur, pembuahan di luar tubuh induk

5)    Kulit tipis dan tertutup lendir

c)   Reptilia

Ular, buaya, komod, kadal, bunglon, dan kura-kura termasuk ke dalam kelompok reptil. Reptil adalah hewan yang merayap. Ciri-ciri reptil antara lain sebagai berikut.

1)    Memiliki sisik pada kulitnya

2)    Berdarah dingin

3)    Bernafas dengan paru-paru

4)    Berkembang biak dengan bertelur

5)    Bergerak dengan melata

d)  Aves

Ayam, burung hantu, burung unta, dan itik termasuk ke dalam kelompok burung. Burung adalah hewan yang memiliki sayap dan pada umumnya dapat terbang. Ciri-ciri burung antara antara lain sebagai berikut.

1)    Memiliki paruh

2)    Memiliki bulu pada kulitnya

3)    Memiliki sayap untuk terbang

4)    Bernafas dengan paru-paru

5)    Berdarah panas

6)    Berkembang biak dengan bertelur

e)  Pisces

Ikan dapat dibedakan menjadi 3 kelompok berdasarkan tempat tinggalnya, yaitu ikan air tawar, ikan air laut, dan ikan air payau. Ciri-ciri ikan antara lain sebagai berikut.

1)    Memiliki sisik

2)    Berdarah dingin

3)    Bernafas dengan insang

4)    Hidup di air

5)    Berkembang biak dengan bertelur

6.Plantae

Plantae adalah termasuk kedalam pengelompokan tumbuhan. Ciri-ciri tumbuhan adalah sebagai berikut.

1)    Bersel banyak (multiseluler)

2)    Memiliki membran sel (eukariotik)

3)    Memiliki dinding sel dari bahan selulosa

4)    Memiliki sel-sel yang sudah terspesialisasi membentuk jaringan dan organ

5)    Mengandung klorofil a dan b serta karotenoid

Nama Kelompok :

1.Alia Rachmania

2.Dila Fauziah

3.Femi Rachma Utami

4.Ismawati

5.Nabila Mediani

6.Mega Akbari

7.Siti Sya’adah

8. Zara Fara

silahkan modifikasi blog anda(ahmad mujidin)

jangan jadikan blog anda seperti ini!

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can always preview any post or edit it before you share it to the world.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.